Pages

 

Senin, 06 Agustus 2012

Metamorfosis Televisi Menjadi Smart TV

0 komentar

Televisi merupakan alat untuk mendapat informasi dan hiburan yang berupa siaran televisi dari beberapa chanel yang kita kehendaki. Televisi atau yang sering kita sebut TV ini sudah hampir dimiliki setiap keluarga, sebagai tempat berkumpulnya keluarga untuk mendapatkan inforrmasi dan hiburan yang dinikmati bersama-sama. Bahkan pada jaman sekarang televisi merupakan suatu kebutuhan sekunder dimasyarakat moderen ini. Kehadiran televisi pun memberikan dampak yang banyak kepada setiap umat manusia dimana kita dapat menerima informasi dengan mudah tanpa terbatas ruang dan waktu, bahkan dengan ditemukan internet semakin mempermudah kita dalam mendapatkan informasi dan hiburan sesuai yang kita inginkan.
           Lebih dari 90 tahun yang lalu semenjak pertama kali pesawat televisi dijual secara komersil (tahun 1930-an), teknologi di dunia televisi berkembang sangat pesat, baik dari materi maupun cara penyiarannya. Berawal dari tabung Cathode Ray Tube (CRT), TV layar datar, dan meningkat menjadi TV plasma,yang kemudian dilanjutkan dengan materi kristal cair atau yang kita kenal de­ngan­ istilah LCD (Liquid Crystal Display), lalu terus berkembang dengan materi-materi selanjutnya termasuk plasma dan LED (Light Emiting Diode), dan bahkan TV 3D yang dulu hanya dapat kita saksikan dibioskop kini, dapat kita saksikan didalam rumah kita. Namun tidak berhenti disitu saja, bahkan pada saat ini terdapat teknologi televisi yang semakin canggih yang ditawarkan oleh produsen televisi ternama seperti LG dan Samsum, yaitu teknologi smart TV.

            Smart TV kadang disebut juga dengan ‘Connected TV’ atau ‘Hybrid TV’ yang merupakan istilah untuk mendeskripsikan trend integrasi dari internet dan fitur Web 2.0 pada televisi modern. Sama seperti istilah pada smart phone atau android yang memiliki integrasi internet, widget web dan aplikasi software, TV ini pun disebut dengan Smart TV karena fungsinya yang tidak hanya digunakan untuk menyiarkan acara stasiun televisi tertentu saja namun mampu berguna untuk terhubung langsung di internet. Dengan fitur internet yang tertanam dalam smart TV tersebut dapat membuat kita untuk mendownload aplikasi – aplikasi seperti facebook, youtube, bahkan skype dan lain- lain sama seperti halnya dengan android market atau apple stour. Sehingga sajian dalam televisi kita tidak membosankan dan dapat kita tambah sesuai keinginan kita.
        Evolusi dari perkembangan televisi ini untuk menjadi smart TV ini pada intinya ialah menggabungkan antara televisi yang umumnya digunakan untuk menangkap siaran televisi berupa acara hiburan atau informasi dengan teknologi internet yang dapat mempermudah dalam berbagi hal dan juga mampu mengunduh aplikasi-aplikasi yang dinginkan. Smart TV juga merupakan evolusi dari standar DLNA yang merupakan singkatan dari Living Network Alliance Digital, yang merupakan teknologi yang meliputi berbagai perangkat dan gadget, sehingga dapat berhubungan satu sama lain. Dengan teknologi ini, akan menghubungkan perangkat lain secara wireless. Misalnya jika anda ingin menghubungkan handphone anda dan mengirimkan gambar atau foto ke dalam Tv. Di Indonesia, produsen yang baru mengeluarkan smart TV ialah LG dan Samsum. Keduanya bersaing untuk menawarkan produk smart TV yang dimilikinya.

Dampak yang ditimbulkan dari smart TV
Segala jenis teknologi yang diciptakan pada dasarnya ialah untuk memberikan kemudahan untuk umat manusia, namun pada kenyataannya disamping ada efek baik dari teknologi tersebut terkadang juga dapat disalah gunakan sehingga menimbulkan efek negatif. Pada bagian ini saya akan menjelaskan dampak apa saja yang ditimbulkan dari smart TV ini.

Dampak Baik
·         Mampu memberikan informasi dengan cepat sesuai dengan informasi yang kita inginkan karena sudah langsung terhubung dengan internet.
·         Dijaman era Facebook dan Twittre ini smart TV mempermudah kita untuk mengaksesnya tanpa harus membuka HP dan komputer.
·         Dapat melakukan skype langsung di TV bersamaan dengan menonton siaran TV.
·         Dengan akses internet kita dapat mengunduh aplikasi yang kita inginkan.
·         Saat menghidupkan smart TV dapat dilakukan dengan mode suara, dan layar sentuh.
·         Semakin praktis menggunakan teknologi karena dapat menggunakan bermacam-macam fungsi atau kegunaan dalam satu item (multifungsi).
·         Dapat menyaksikan efek 3D.

Dampak Buruk
  •  Dapat menimbulkan ketergantungan sehingga selalu ingin menggunakan nya terus.
  • Kegiatan sosialisasi face to face akan semakin memudar dan lebih memilih bersosialisasi di dunia maya.
  •  Akses internet semakin besar yang juga dapat mengakibatkan bermunculan akan hacker yang telah menjadi perusak data maupun citra dari seseorang yang di incarnya.
  • Terlalu banyak informasi yang muncul sehingga kita bingun akan kredibilitas suatu informasi.
  •  Terlalu asik memainkan game yang terdapat di smart TV sehingga lupa waktu.
  • Kacamata 3D membebaskan konsumen dari kekhawatiran dampak gelombang elektromagnetik, yang dapat merusak mata.

Semua kebijakan dalam menggunakan teknologi terdapat pada diri kita sendiri, kita yang mengaturnya sehingga apakah kita sudah menggunakan teknologi itu dengan baik atau tidak.

Smart TV oleh Beberapa Vendor
Akhir – akhir ini beberapa pabrik telah mulai memasarkan Smart TV di Indonesia seperti LG, Panasonic, Samsung, dan Sony. Berbeda brain beda pula feature andalan yang dimilikinya, yang mana dapat menarik hati konsumen di Indonesia. Berikut beberapa penjelasan dari setiap brain:
·     LG Smart TV me­ngem­bangkan dari dasar teknologi NetCast yang dimiliki sebelumnya. Netcast adalah feature yang memungkinkan pengguna bisa menikmati Internet dari TV tanpa membutuhkan PC. Pengguna bisa menikmati video YouTube, mendapatkan informasi cuaca langsung dari Accuweather, serta berbagi foto secara online melalui Picasa di rumah.
·      Panasonic memiliki lini Smart Viera. Berbeda dengan platform Smart TV lainnya, Panasonic Smart Viera - yang menjadi official supllier televisi di ajang Olimpiade London 2012 ini kompatibel dengan sistem operasi Microsoft Windows 7 sehingga pengguna bisa menikmati video, musik, dan foto yang tersimpan dalam PC melalui televisi.
·    Sony dengan produk Bravia-nya, fokus ke konten high definition, terbukti dengan dukungan feature aplikasi YouTube HD yang diintegrasikan. Selain itu, integrasi jejaring sosial dengan TV Bravia oleh Sony dibawa ke tingkat lebih lanjut dengan feature ID Track. Feature ini bisa menampilkan update status Twitter dalam bentuk ticker yang berjalan di bagian bawah layar TV.
·    Samsung, pabrikan yang terkenal akan perangkat Smartphonenya, tak mau kalah dalam mendesain Smart TV-nya. Samsung telah memiliki ekosistem Samsung Bada yang dikembangkan dalam platform smartphone. Rumor yang beredar saat ini sistem operasi Bada akan dibawa Samsung ke lini produk Smart TV perusahaan. Samsung sendiri saat ini memiliki lebih dari 1000 aplikasi dalam Samsung Apps.

Sumber: 
http://tekno.kompas.com/read/xml/2012/08/06/17422266/Evolusi.Terkini.dari.Sebuah.Televisi
http://ssicommunity.com/teknologi/2216-mengenal-teknologi-tv-pintar-smart-tv.html
http://chip.co.id/news/read/2012/02/07/1774424/Smart.TV:.Saat.Televisi.Semakin.Pintar#




0 komentar:

Poskan Komentar